Monday, December 17, 2012

Hubungan Antara Konsep Diri dan Prestasi Belajar Siswa SMA Shalahuddin Malang


Firmanto, Anggi. 2010. Hubungan antara Konsep Diri dan Prestasi Belajar Siswa SMA Shalahuddin Malang. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Bimbingan Konselin dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang.
Pembimbing I, Drs. Widada, M.Si. Pembimbing II Dra. Elia Flurentin, M.Pd

Kata Kunci: Konsep diri, prestasi belajar

Konsep diri berkembang pada masa remaja, yakni rentangan antara usia 13-17 tahun. Pada masa ini individu memiliki beberapa tugas perkembangan diantaranya konsep diri. Konsep diri penting sekali diperhatikan, sebab kensep diri merupakan penentu tingkah laku seseorang dan merupakan pandangan terhadap diri sendiri yang merupakan dasar bagi semua tingkah laku. Selain konsep diri, prestasi belajar juga merupakan hal yang penting pada masa remaja. Hal ini disebabkan pada masa remaja individu mulai mengembangkan diri dalam penyesuaian pribadi dan memikirkan prestasi belajar di sekolah, dan kemampuan masing-masing individu dalam memperoleh prestasi akademik yang baik, salah satunya dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam memandang seberapa pentingkah dirinya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) konsep diri siswa SMA Shalahuddin Malang, (2) Prestasi belajar siswa SMA Shalahuddin Malang, (3) hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar siswa SMA Shalahuddin Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah kelas X1, X2, XI IPS, XI Bahasa SMA Shalahuddin Malang tahun ajaran 2009/2010 yang berjumlah 85 siswa. Dalam penelitian ini peneliti tidak menggunakan sampel, melainkan mengambil seluruh populasi karena mengingat jumlah siswa di SMA Shalahuddin Malang yang hanya 85 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk variabel konsep diri adalah angket dan untuk variabel prestasi belajar menggunakan raport siswa. Tehnik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik persentase dan tehnik korelasi Product Moment.

Berdasarkan hasil penelitian ini, (1) konsep diri isiwa SMA Shalauddin Malang pada umumnya adalah cukup dalam kategori tinggi yakni terdiri dari 38 responden dengan prosentase 45%, kategori sedang sebanyak 47 responden dengan persentase 55%, dan untuk kategori rendah  tidak ada. Sehingga dapat dikatakan bahwa konsep diri siswa SMA Salahuddin Malang sebagian besar adalah dalam kategori sedang. (2) prestasi belajar siswa SMA Salahuddin Malang  memiliki prestasi belajar dengan kategori amat baik tidak ada. Sedangkan siswa yang memiliki kategori prestasi belajar baik sebanyak 25 responden dengan presentase 29%, siswa dengan prestasi belajar dengan kategori cukup sebanyak 56 responden dengan presentase 65,9%, dan untuk siswa dengan kategori prestasi belajarnya kurang  sebanyak 4 responden dengan presentase 4,7%. Sehingga dapat dikatakan bahwa prestasi belajar siswa SMA Salahuddin Malang adalah cukup. Dan dari analisis data dapat disimpulkan ada hubungan yang lemah dan tidak signifikan antara konsep diri dan prestasi belajar siswa di SMA Shalahuddin Malang. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah intrumen peneliti yang masih kurang baik sehingga hasilnyapun juga kurang akurat, selain itu juga prestasi belajar siswa SMA Shalahuddin Malang yang sebagian besar berada pada kategori cukup.
Peneliti menyampaikan beberapa saran kepada (1) Konselor agar lebih meningkatkan dan mengembangkan konsep diri siswa dengan cara memberikan informasi yang berhubungan dengan konsep diri kepada siswa, (2) Guru disarankan untuk mempertahankan prestasi belajar yang sudah tinggi, dan meningkatkan prestasi belajar siswa yang masih dalam kategori sedang dan rendah, (3) Peneliti selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan hasil penelitian ini. Khususnya pengembangan instrumen penelitian dan kelengkapan data pendukung untuk lebih diperhatikan lagi sehingga penelitian selanjutnya bisa melengkapi kekurangan pada penelitian ini.